selamat datang di blog saya

semoga isi blog ini bermanfaat buat anda...

Cari Blog Ini

Rabu, 23 Juni 2010

8 langkah fungsional jaminan mutu

  • Perencanaan produk
  • Rancangan produk
  • Penyiapan
  • Pembelian
  • Pembkinan untuk penjualan
  • Pemeriksaan
  • Penjualan dan pelayanan
  • Audit mutu

Gugus kendali mutu

Adalah sekelompok kecil pekerja yang mempelajari konsep dan teknik kendali mutu secara spontan dan terus untuk

memberikan pemecahan masalah di tempat kerja.

Tujuan

  • Memperomosikan rasa tanggung jawab pekerja
  • Menyedaiakan wahana untuk mencapai tujuan pekerja
  • Memungkinkan tiap pekerja diterima dan diakuai
  • Memungkinkan perbaikan serta penignkatan kemampuan teknik pekerja.

Tujuan GKM

  • Mempromosikan rasa tanggung jawab pekerja
  • Menyediakan wahana untuk mencapai tujuan pekerja
  • Memungkinkan tiap pekerja diterima dan diakui
  • Memugkinkan perbaikan serta penigkatan kemampuan teknik pekerja.

System penghargaan

  • Penghargaan topik diberikan pada topic individu yang didaftarkan oleh tiap petugas
  • Penghargaan gugus kendali mutu diberikan untuk prestasi keseluruhan dari aktivitas gugus selama satu tahun
  • Hadiah gugus kendali mutu Toyota diberikan kepada gugu pemenang kontes prentasi seluruh pabrik

Operasi baku/ standard operation Bertujuan untuk

  • Mencapai produktiitas tinggi melalui kerja keras
  • Mencapai pengimbangan lini disemua proses dari segi penjangkaan waktu produksi.
  • Hanya jumlah minimum barang dalam pengolahan yang akan dinyatakan sebagai jumlah baku barang dalam pengolahan.

    Jumlah baku ini akan membantu mengurangi sediaan barang dalam proses.

Unsur2 operasi baku

  • Waktu baku
  • Rutin operasi baku
  • Jumlah baku barang dalam pengolahan.

Menentuan komponen operasi baku

  • Menentukan waktu siklus
  • Menentukan waktu penyelesaian per unit
  • Menentukan rutin operasi baku
  • Menentukan jumlah barang dalam pengolahan
  • Penyiapkan lembar operasi baku.

Waktu siklus adalah rentang waktu untuk memproduksi satu unit produk. Rumus waktu liklus adalah

waktu operasi harian efektif dibagi jumlah keluaran harian yang di butuhkan.

Jidoka

Jidoka memiliki 2 arti yaitu otomatisasi dan autonomasi. Otomatisasi

adalah mengubah proses manual menjadi proses mesin sedangkan autonomasi

adalah mengubah proses manual menjadi proses mesin dengan pengendalian

kualitas secara otomatis. Jidoka dalam TPS didefinisikan sebagai suatu alat atau

sistem yang digunakan untuk mengetahui atau mendeteksi ketidaknormalan

proses jika terjadi sesuatu yang abnormal, dan proses akan terhenti secara

otomatis

Pengendalian cacat otonom

Metode pemeriksaan sendiri pada semua unit yang didasarkan pada pengendalian otonom terhadap cacat dalam proses pembikinan itu sendiri.

Dampak autonomasi

  • Pengurangan biaya melalui pengurangan tenaga kerja
  • Produksi dapat disesuaikan
  • Meningkatkan rasa hormat akan manusia.

Dampak autonomasi

  • Pengurangan biaya melalui pengurangan tenaga kerja
  • Produksi yang dapat disesuaikan.
  • Mengikatkan rasa hormat akan kemanusiaan.

Pengendalian visual

  • Andon dan lampu pemanggil
  • Lembar operasi baku dan kartu kanban
  • Panel peraga digital
  • Pelat gidang dan pelat penunjuk sediaan.

Andon adlah sebutan untuk papan petunjuk yang memberika tanda bila pekerja menghentikan lini.


 

TPM

TPM merupakan suatu sistem perawatan mesin yang melibatkan operator produksi dan semua departemen termasuk produksi,

pengembangan pemasaran dan administrasi. TPM memerlukan partisipasi penuh dari semuanya, mulai manajemen puncak sampai

karyawan lini terdepan. Operator bukan hanya bertugas menjalankan mesin, tetapi juga merawat mesin sebelum dan sesudah pemakaian.

Sasaran penerapan TPM adalah tercapainya zero breakdown, zero defect (cacat), zero accident dan zero abnormalities

sepanjang siklus hidup dari sistem produksi sehingga memaksimalkan efektifitas penggunaan mesin


 

Perbedaan tqm dan tpm


 

Kondisi perusahaan yang sebaiknya menerapkan TPM

  • Terjadinya breakdown mesin yang cukup tinggi, sehingga menyebabkan terganggunya produktifitas.
  • Waktu untuk perubahan produksi dari jenis satu ke jenis lainnya membutuhkan waktu produksi yang cukup lama.
  • Kualitas produksi yang tidak stabil.
  • Adanya penurunan kecepatan produksi dan adanya keadaan yang tidak terduga, seperti: padamnya listrik, kerusakan mesin secara mendadak, dll.
  • Moral karyawan yang dimiliki pada semua level rendah.
  • Adanya budaya saling menyalahkan apabila terjadi permasalahan.
  • Lingkungan kotor, tidak rapi dan tidak menyenangkan dalam lingkungan produksi.

Keuntungan TPM

  1. Untuk operator peroduksi
  • Lingkungan kerja yang lebih bersih, rapi dan aman sehingga dapat meningkatkan efektifitas kerja operator.
  • Kerusakan ringan dari mesin dapat langsung diselesaikan oleh operator.
  • Efektivitas mesin itu sendiri dapat ditingkatkan.
  • Kesempatan operator untuk menambah keahlian dan pengetahuan serta melakukan perbaikan dan metode kerja yang lebih baik dan lebih efisien.

2. Untuk departemen pemeliharaan

  • Mesin, peralatan, dan lingkungan kerja selalu bersih dan dalam kondisi yang baik.
  • Frekuensi dan jumlah pemeliharaan darurat semakin berkurang, departemen pemeliharaan hanya mengerjakan pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus saja.

3. Untuk peningkatan bisnis

  • Keuntungan perusahaan dapat ditingkatkan.
  • Keefektifan mesin dan peralatan yang berpengaruh langsung pada kualitas produk meningkat, sehingga memberikan kepuasan lebih kepada customer.
  • Motivasi dan moral personil produksi dapat ditingkatkan, dengan mengadakan pelatihan-pelatihan.

Tahapan implementasi TPM

1. Tahap persiapan

  • Mengumumkan keputusan manajemen puncak untuk implementasi TPM.Hal diatas dapat dilaksanakan melalui p

    resentasi resmi yang berisi konsep, latar belakang, tujuan dan manfaat dari TPM kepada seluruh bagian di perusahaan.

  • Melatih dan mengembangkan karyawan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjelaskan semua tentang TPM, meningkatkan moral dan

    mengubah pola pikir yang sempit bahwa pemeliharaan mesin hanya tugas departemen pemeliharaan saja.

  • Mengenalkan kepada semua peserta TPM, khusunya operator tentang TPM. Hali ini dimaksudkan supaya TPM dapat diterima

    dengan mudah, sehingga pada nantinya akan membudaya menjadi kebiasaan yang dilakukan tanpa adanya paksaan.

  • Membuat master plan untuk perkembangan TPM. Master plan dapat berisi jadwal dan rencana penerapan untuk beberapa tahun

    ke depan tentang TPM, misalnya: tahun 1 pengenalan, tahun 2 penerapan, tahun 3 pengembangan, tahun 4 pemantapan

2. Tahap awal implementasi

Tahap awal implementasi adalah tahap membangun dasar untuk implementasi TPM pertama kali.

  1. Menentukan objek mesin sebagai proyek percontohan. Keuntungan menggunakan proyek percontohan ini adalah:
  • TPM dapat dites di perusahaan.
  • TPM dapat dilihat langsung bagaimana prakteknya sehingga menarik perhatian para operator.
  • Sebagai materi untuk implementasi di area selanjutnya.
  1. Melaksanakan tahap awal TPM.

    Dengan mengukur 6 jenis kerugian utama pada mesin. Hasil yang diperoleh disebut OEE (overall equipment effectiveness). Keenam jenis kerugian ini diharapkan dapat dikurangi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan OEE yang diperoleh sebelum dan sesudah penerapan TPM.

3. Tahap implementasi TPM

  • Melaksanakan program autonomous maintenance. Pada setiap akhir kegiatan diatas akan dilakukan audit dengan menjawab kuesioner sebagai evaluasi.
  • Mengadakan suatu jadwal program pemeliharaan.
  • Mengadakan pelatihan untuk mengembangkan operator dan departemen pemeliharaan.

Pengertian Pemeliharaan

Pemeliharaan adalah kombinasi dari berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memelihara fasilitas produksi termasuk mesin dan alat-alat produksi lainnya atau untuk memperbaikinya sampai pada suatu kondisi yang dapat diterima.

  • Tujuan pemeliharaan yang utama adalah :
  • Untuk memperpanjang usia mesin dan alat produksi.
  • Untuk menjamin ketersediaan dan menjaga kesiapan operasional dari seluruh peralatan yang digunakan untuk produksi.
  • Untuk menjamin keselamatan orang yang menggunakan sarana tersebut

Jenis Pemeliharaan

  1. Breakdown maintenance

    adalah pemeliharaan yang direncanakan untuk memperbaiki mesin setelah terjadi kerusakan atau kemacetan pada mesin. Penyebab kerusakan mesin terdiri dari berbagai macam, seperti salah mengoperasikan mesin, kurangnya pemeliharaan, dan usia mesin yang sudah tua. Kerusakan mesin sering kali disebabkan oleh perilaku operator. Misalnya, operator beranggapan bahwa kerusakan tidak bisa dihindari atau mesin adalah tanggung jawab departemen pemeliharaan.

  • Kerusakan terdiri dua jenis, yaitu :
  • Function loss breakdown merupakan jenis kerusakan yang menyebabkan mesin tidak dapat dijalankan sama sekali.
  • Function reduction breakdown merupakan jenis kerusakan yang mengakibatkan penurunan kemampuan mesin.

2. Preventive maintenance

Pemeliharaan preventif bertujuan untuk mencegah terjadinya kerusakan. Preventive maintenance dapat dibagi menjadi :

  • Perawatan harian, misalnya: membersihkan, memeriksa, mengencangkan, melumasi dan menyetel agar operasi mesin dapat bekerja optimal.
  • Inspeksi berkala dan diagnosis alat.
  • Restorasi periodik dan overhaul
  1. Emergency maintenance

    adalah pekerjaan perbaikan yang dilaksanakan secara darurat untuk menanggulangi kemacetan proses produksi yang terjadi supaya tidak terlalu lama berhenti. Pekerjaan ini bersifat sementara sampai selesainya penggantian komponen yang menyebabkan kemacetan tersebut.

  1. Overhaul maintenance

    adalah pemeliharaan berupa perbaikan besar yang dilaksanakan secara terjadwal dalam interval waktu tertentu. Overhaul bertujuan mengembalikan performa mesin dan peralatan produksi sehingga mendekati performa awal. Periodisasi pelaksanaan yang terjadi ditentukan oleh lama jam kerja maupun kondisi yang sudah out of tolerance (Corder, 1996).

8 Pilar TPM

Pilar 1. 5S

  • Seiri         à pemilahan    à Ringkas
  • Seiton    à penataan     à Rapi
  • Seiso        à pembersihan    à Resik
  • Seiketsu     à pemantapan     à Rawat
  • Shitsuke    à pembiasaan     à Rajin

Pilar 2. Pemeliharaan Mandiri (Autonomous Maintenance)

    Perawatan mandiri adalah kegiatan yang dirancang untuk melibatkan operator dengan sasaran utama untuk mengembangkan pola hubungan antara manusia – mesin dan tempat kerja yang bermutu yang dirancang untuk melibatkan operator dalam merawat mesinnya sendiri, disamping kegiatan yang dilaksanakan oleh bagian maintenance. Kegiatan tersebut antara lain : pembersihan, pelumasan, pengecekan mur & baut, pengecekan harian, pendeteksian penyimpangan, reparasi sederhana.

Pilar 3. kaizen

    Perbaikan berkelanjutan adalah aktivitas perubahan yang berkelanjutan secara terus menerus untuk meningkatkan apa yang telah dicapai kearah yang lebih baik.

Pilar 4. Planned Maintenance (Pemeliharaan     Terencana)

    Pemeliharaan mesin-mesin produksi secara periodik agar kinerja mesin menjadi tinggi, ekonomis dan efektif. Yang bertujuan untuk mencegah terulangnya kerusakan.

Pilar 5. Quality Maintenance (Pemeliharaan Mutu)

    Pemeliharaan peralatan berdasarkan prinsip dasar dalam perolehan seluruh mutu produk dalam keadaan baik. Pemeliharaan meliputi 4M (Man, Machine, Materials dan Methods)

Pilar 6. Training (Pelatihan)

    Pelatihan dilakukan terhadap karyawan perusahaan agar diperoleh karyawan yang berkualitas dan berbobot

Pilar 7. TPM in office (TPM di perkantoran)

    Memperbaiki sistem kerja dan sistem pendokumentasian dalam kantor

Pilar 8. safety, healthy and environment

    (Keselamatan, kesehatan dan lingkungan kerja)

    Setiap karyawan harus memiliki pengetahuan dalam keselamatan, kesehatan dan lingkungan kerja agar dapat menunjang

produktivitasnya.sehingga tidak terjadi nya kecelakaan kerja, dan timbulnya polusi.


 

Minggu, 20 Juni 2010

Cara membukabisnisbaru.

Kemampuan2 yang harusdimilikidalammembukabisnisbaru

  • Kemampuanteknik
  • Kemampuanfinansial
  • Kemampuanpemasaran
  • Kemampuanhubungan

Faktor2 yang harusdiperhatikandalammembukabisnisbaru

  • Bidangdanjenisusaha yang akandipilih
  • Bentukbisnisdanbentukkepemilikan yang akandipilih
  • Tempatusaha/ lokasi yang akan di pilih
  • Organisasiusaha yang akandipilih
  • Jaminanusaha yang mungkindiperoleh
  • Lingkunganusaha yang akanberpengaruh

Competitive advantage/ keuntungankompetitif

Keuntungan yang dipeolehperusahaan yang mempunyaibarang/ jasa yang dilihatolehpasarlebihbaikdariprodukpesaing.

Cara memperolehkeuntungan yang kompetitf

  • Harga
  • Layanan yang unik
  • Atribut yang mencolok
  • Pengalamanmonsumen
  • Dayajangkau

Lima kekuatan yang menentukandasartingkatkompetensi

  • Kekuatanmenawarpembeli
  • Ancamanpenggantianbarangataujasa
  • Kekuatanmenawarpenjual
  • Persaingan yang adadiantaraparapesaing
  • Ancamanpesaingbaru.

Strategimemilihuntukmemperolehkeuntungankompetitif

  • Strategikeuntunganbiaya
  • Strategikeuntunganpemasaran. (market segmentation)

Cara mempertahankankeuntungankompetitif

  • Mempertahankankinerja
  • Mempertimbangkanlingkungan
  • Mengembangkanorganisasi.

Strategi2 dalammembukabisnisbaru

  • Enamfondasistrategi market driven
  • Swotanalisys.
  • Smart analisys
  • Senimenjual
  • Brek even analisys.

Kereteriainvestasi (caramemilihbaranginvestasi yang akandibeli) denganmetode

  • Pay back period
  • Ror (rate of return).

Peranperencanaanbisnis / plan business.

Paten, merkdagang.Dan hakcipta.

Cara-4 :membelibisnis yang sudahada.

Alasanmembelibisnis yang sudahada:

  • Untukmenguarangiketidaktahuandanketidaktentuan yang harusdihadapidalammemulaibisnisdenganlangtarbelakangtersebut.
  • Untukmemperolehsebuahbisnisdenganoperasi yang sedangberjalan&mengembangkanhubungandenganpelanggandanpemasok.
  • Untukmendapatkanbisnis yang telahdikembangkandenganhargadibawahbiayadibandingkanmemulaibisnisbaru.

Cara menentukanbisnis yang akandibeli

  • Menyelidikidanmengevaluasibisnis yang ada
    • Mempercayaipendapat professional
    • Menyelidikimengapabisnistersebutdijual.
    • Memeriksa data keuangan.
  • Penilaiansebuahbisnis
    • Penilaiaberdasarkanaktiva
    • Penilaianberdasarkanpasar
    • Penilaianberdasarkanlaba
    • Penilaianbersadarkanaruskas

Factor nonkuantitatifdalammenilaisebuahbisnis.

  • Persaingan
  • Pasar
  • Pengembangankomuniktasdimasamendatang
  • Komitmen hokum
  • Kontraksertifikatpekerja
  • Bangunan
  • Hargaproduk

Pengelolaanusaha

  • Kegiatansebelumusahaberdiri
    • Memilihjenisusaha
    • Memilihbentukusaha
    • Memilihlokasiusaha
    • Memilihtenagakerja/sdm
    • Mengurusijinusaha
    • Study kelayakanusaha
    • Tugas-tugaspengusaha.
  • Kegitansetelahusahaberdiri
    • Organisasidanpersonalia
    • Pengendalian/ pengawasanproduksi
    • Pemasaran/ promosi
    • Administrasipembukuan
    • Pengelolaankeuanganperusahaan
    • Perhitunganlabaperusahaan
    • Pengembangan&meneruskanusaha

Etikabisnis

Kodeetikperilakupengusahaberdasarkannilai-nilai moral dannorma yang dijadikantuntutandalamberusaha.

Kekompakan-kekompakan yang mempengaruhikeputusanbisnis:

  • Para pengusahadanmitrausaha
  • Petanidanpemasokbahanbaku
  • Organisasipekerja
  • Pemerintah
  • Bank
  • Investor
  • Masyarakat
  • Pelanggan

Prinisp-prinsipetikabisnisdanperilakubisnis

  • Kejujuran
  • Integrasi
  • Memeliharajanji
  • Kesetiaan
  • Kewajaran/ keadilan
  • Sukamembantu orang lain
  • Hormatkepada orang lain
  • Sebagaiwarga Negara yang bertanggungjawab
  • Mengerjakankeunggulan
  • Dapatdipertanggungjawabkan

Cara-caramempertahankanstandaretika:

  • Ciptakankepercayaanperusahaan
  • kembangkankodeetik
  • jalankankodeetiksecaraadildankonsisten
  • lindungihakperorangan
  • adakanpelatihanetika
  • lakukan audit etikasecara periodic
  • pertahankanstandartinggitantangtingkahlaku. Janganhanyaaturan
  • hindarcontohetika yang tercelasetiapsaat. Etikadiawalidariatasan.
  • Ciptakanbudaya yang menekankomunitasduaarah
  • Libatkankaryawandalammempertahankanstandaretika.

Tanggungjawabperusahaan

  • Lingkungan
  • Karyawan
  • Pelanggan
  • Investor
  • Masyarakat.