selamat datang di blog saya

semoga isi blog ini bermanfaat buat anda...

Cari Blog Ini

Senin, 18 Januari 2010

Psikologi2

Psikologi

Kepuasan kerja

1.

2. efek dari kepusan kerja terhadap tngkah laku antara lain

  1. Produktivitas naik
  2. Tingkat bolos turun
  3. Keluar masuk karyawan turn

3. rumusan kepuasan kerja

Definisi kepuasna kerja

  • Perasaan seseorang terhadap[ pekerjaan
  • Positive emoosional state

Teori2 kepusan kerja

  1. Discretary tehoru cposter 1961
  2. Equty theory (adam 1963)
  3. Two factor theory(henzbeng 1966)

Teori selisih

  1. Kepusan kerja seseorang adalah dengan menghitungh selisih apa yang seharusnya (diharapkan ) dengan keyataan yang ada harapan > keyataan (negative discrepancy)
  2. Teory keadailan prnsipnya adalah orang merasa puas/ tidak tergantung apa dia merasa adanya keadilan (equity) / tidak (inequity) terhadap situasi.

    Perasaan equty dan inequity di peroleh seseorang dengan cara membandingkan dirinya dengan orang lain yang sekelas, sekator / di tempat lain.

Elemen2 equty

  1. Input
  2. out cam
  3. Comporison person

    Yang di maksud dengna input antara lain , education, experetion, skill amond of expective. Number of awer work (jmlh jam kerja).


 


 

Sumber –sumber tidak puasan

  1. Company polly
  2. Super vaisor tekikal
  3. Salary
  4. Inter personal
  5. Working kondisional
  6. Job kondisional
  7. Status

Fktor2 kepuasan kerja

  1. kedudukan / posisi
  2. pangkat / golongan
  3. umur
  4. jaminan
  5. mutu pengawasan

gelmer66

  1. kesempata untuk maju
  2. keamana kerja
  3. gaji
  4. perusahaan dan manajemen pengawasan
  5. fkator interinsik
  6. kondisi kerja
  7. aspek sosila dalam pekerjaan
  8. komunikasi
  9. fasilitas

efek negative kerja

  1. prustasi

    adalah keadaan di mana masalah hidup/ kesulitan yang tidak terpecahkan atau satu kebutuhan yang tidak terpenuhi/ tidak terpuaskan serta gagal dala mencapia tujuan yang di ingn di capai

    akibat frustasi

    1. merusak dan menghancurkan jiwa seseoang
    2. prustasi dapat menimbulkanreaksi posistif
      1. menjadi titik tolak menimbulkan reaksi positif
      2. menciptakan bantuk2
      3. menumbuhkan cara2 baru dalam pemenuhan kebutuhan

factor 2 yang mempengaruhi tingkat frustasi

  1. tempramen dan toleransi individu dalam menghadapi
  2. trauma / luka jiwa dan penglaman hidup pada masa kanak2.
  3. Kehidupan dan tekanan sosial yang

Rekasi postif dari prustasi

  1. Mobilitasi dan penambahan kegiatan
  2. Besinnung
  3. Resignasi
  4. Kompensasi atau substitusi
  5. Sublimasi


 


 

  1. Mgngugah ihtiar & berfikir jernih
  2. Tawakal pasrah diri pada sangkuasa
  3. Kegagalan di sutu bidang di pindah ke bidang lain
  4. Unggul mulia luhur


 

Rekasi negative dari frustasi

  1. Pendekatan & kompleks2 terdesak
  2. Rasionalisasi & pembenaran diri
  3. Proyeksi
  4. Teknik jarak manis
  5. Teknk anggur masam
  6. Agresi
  7. Regresi & fiksasi


 

  1. Krisi kepemimpinan
  2. Terjadi perfitahan dan pengunjingn
  3. Produktivitas rendah
  4. .
  5. Absensi tinggi
  6. Psikomatis / banyak kecelakaan kerja
  7. Kelelahan industry
  8. Terjadi pemogokan
  9. Tidak menyukai pekerjaan
  10. Tugas yang di rasakan terlalu berat/ terlalau rendah bagi intelegnsinya
  11. Terlalu panjang jam kerja

Strss dalam lingkugan kerja dan cara penanggulangannya

Definisi

  1. Adalah rekasi fisik dan mental terhadap tekanan
  2. Adalah interaksi antara stressor / individu dengan lingkungnanya.
  3. Adalah kondisi di names pada individu yang menghadapi pertentangan antara kesempatan , hambatan ata tuntutan dalam hubungna dengan sesuatu yang di inginkan ,dan dianggap penting tapi utnuk memperolehny masih menhadapi ketidak pastian.

Macam2 stress dala lingkungan kerja

  1. 1 Stressor di lua organisasi
  2. 2 Stressor dalam organisasi
  3. 3 Stressor dalam kelompok
  4. 4 Stressor pada individu


     

  5. 1 Penyebabnya
    1. a Perubahan sosial
    2. b Teknologi
    3. c Keadaan keluarga
    4. d Keadaan ekonomi/ keuangan
    5. e Suku dan kelas penduduk tertentu
    6. f Keadaan tempat tinggal / lingkungan sekitar
  6. 2 Penyebabnya
    1. A Kebijakan organisasi
    2. B Struktur
    3. C Keadaan fisik organisasi
    4. D Proses dalam organisasi

Peyebab nya A.

  1. cara penilaian hasil kerja yang tidak adil
  2. gaji yang tidak adil
  3. aturan kerja yang kaku
  4. giliran kerja lembur yang tidak tegas
  5. prosedur kerja yang tidak tegas
  6. pemindahan kerja yang teralu sering
  7. penugasan kerj aygn tidak realistis

Peyebab nya B

  1. sentralisasi
  2. sedikit karyawan untuk maju
  3. terlalu banyak spesifikasi
  4. terlalau banyak formalitas
  5. adanya konflik dala jalur komando
  6. saling tergantung antara departemen yang tidak sinkron


 

Peyebab nya c.

  1. berdesakan dan kurang prifasi
  2. bising, dingin, panas yang berlebihan
  3. adanya benda2, beracun radiasi
  4. polusi udara
  5. penerangan kurang
  6. ancaman keselamatan kerja


 

Peyebab nya d.

  1. komunikasi yang jelek
  2. tujuan perusahaan yang kurang jelas
  3. evalusi hasil kerja yang tidak objektivf
  4. pengukuran hasil kerja yang tidak actual
  5. system control yang tidak adil
  6. informasi kurang


     

  1. strsessor dalam kelompok
    1. kurangnya kekompakan
    2. kurangnya bantuan sosial
    3. konflik dalamindividu antar individu & antar kelompok
  2. penyebab stressor pada individu
    1. penyebab stressor kusus individu did lam mauoun diluar individu yang kadang bertentangan
    2. prilaku tipe a, antra lain, ambisius, tergesa2, kurang waktu, kompetitif, dan mengerjakan tugas dalam satu waktu.
    3. Adanya perubahan2 dala hidup atau karya
    4. Konsekuensi dari stress


 

  1. Perubahan pada metablisme tubuh
  2. Gejala2 jiwa
    1. Ketidak puasan kerja perasaan tegang,cemas
    2. P
  3. Gejala perilaku
    1. Peroduktivitas menurun
    2. Perubahan dalam makan
    3. Minum alcohol , ganguang tidur,

Cara mengurangi stress

  1. Pendekatan individu
    1. Olah raga
    2. Rekreasi
    3. Bantuan sosial
    4. Menejemen waktu
  2. Pendekatan orfanisasi
    1. Pemilihan dan penempatan
    2. Pola dan tujuan organisasi
    3. Mendesain kembali tugas2
    4. Komunikasi organisasi
    5. Program kesehatan kerja

Doctor ulis dalam mengusir stress

  1. Menghilagkan cara berfikir yang salah
    1. Menganggap problem yang di hadapiadalah problem yang terberat di dunia
    2. Mengharap semua orang pada dirinya
    3. Mengharap bahwa dirinya tidak pernah salah
    4. Berbuat sesuatu yang tidak sesuai harapan lebih baik dari pada menyelesaikan
  2. Berfikir positif
    1. Percaya pada diri sendiri bahwa masalah dapat di pecahkan
    2. Mengingat hal2 yang membahagiaka dan lupakan yang menyedihkan
    3. Masalah yang di hadapi kecil artinya di badingkan masalah orang lain.
    4. Kesulitan hidup akan selalu di ikuti kebahagiaan.


 

Batasan kepemimpinan

  1. Factor orang
    1. Memiliki intelegensi
    2. Kemampuan melaksanakan supervise
    3. Kemampuan mengambil keputusan yang tepat
  2. Factor promosi = seorang harus mempunyai posisi/ kedudukan sehubungan dengan fungsi dan tugas
    1. Apa yang harus dilaukan dalam posisi tertentu(role conceprt)
    2. Apa yang harus di lakukan oleh seseorang pemimpin sehubungan dengan harapan masyarakat(role expectation)
  3. Factor situasi= dalam stuasi khusus membutukan tipe kepemimpinan yang husus pula

Teori2 yang munculnya pemimpin

  1. Teori geometri = mewakili bakat2/ mempunyai bakat
  2. Teori sosila = untuk menjadi sorang pemimpin harus usaha
  3. Teori ehologis gabungan

Asas2 kepemimpinan

  1. Kemanusiaan
  2. Efisiensi
  3. Kesejahtraan& kebahagiaan

Tiga pola kepemimpinan

  1. Berorientasi pada tugas
  2. Berorientasi pada Hubungan kerja
  3. Berorientasi pada Hasil yang efektif

Berdasarkan 3 orientasi gaya kepemimpinan yaitu:

  1. Gaya deserter/ pembelot- sifatnya moral rendah tidak memiliki rasa keterlibatan tanpa pengembilan, tanpa loyalitas
  2. Tipe birokrat
  3. Tipe misionaris
  4. Tipe developter
  5. Tipe otokraf/ otoriter
  6. Tipe benevolent
  7. Tipe kompromisserr
  8. Tipe eksekutif

Konsep kepemimpinan

  1. K
  2. Kewibawaaan
  3. Kemampuan

Kelebihan yang harus dimiliki pemimpin manurut ali

  1. Kapasitas
  2. Prestasi
  3. Tanggung jawab
  4. Partisipasi
  5. Status
  6. Kemandirian
  7. Multi trampil
  8. Perfecsionis
  9. Punya imajinasi

Hubungan ilmu manajemen dengan ilmu psikologi

  1. Manajemen sdm > untuk mengetahui = minat, bakat, prilaku, prestasi, keperibadian.
  2. Manajemen pemasaran > harga . psikologi rp 9999 .odd price

Mana and machine

  1. Work and condition characteristic of work
  2. Commond characteristic of work
  3. Reset pauses and work effiency
  4. Repetitive work
  5. Method of eliminating bovedom
  6. Lang the of work proide > some problem
  7. Time and motion study

The working enviroment

Tidak ada komentar:

Posting Komentar